Cara saya sangat simple, yakni :
Kurangi bersosmed ria, seperti Facebook, Twitter, Path, IG dan sebagainya. Untuk pertama coba kalahkan nafsu anda untuk membuka sosial media tersebut. Coba untuk tidak membuka sosmed sekitar seminggu. Buat komitmen agar anda tidak terjebak oleh rayuan gosip-gosip teman-teman anda hahaha. Dengan demikian anda akan terbiasa untuk tidak selalu bersosmed ketika "break time" atau waktu istirahat anda. Kemudian rasakan apa yang terjadi jika anda tidak bersosmed dalam seminggu saja. Konversi waktu tersebut sangat efektif bagi yang gila sosial media. Misal ketika kita mendapat tugas yang sangat banyak sampai menyita waktu tidur kita. Tentunya ada dimana kita sangat bosan dan rehat sementara, dan yang biasa dilakukan pasti update status "tugas tak mengijikan anak adam ini untuk tidur.... aaaaaaa andaikan dibantu sama kantong doraemon" (alay). Kalau dilogika waktu yang terbuang sia-sia untuk menulis status tersebut, belum lagi kalau nemu status mantan atau gebetan. Bawaanya mesti galau -___- (lupakan). Daripada gitu, mending dikonversi ke hal yang lebih penting. Ngapain kek, minum kopi atau apalah. Terus baru lanjutin kerjaan.
Simple kan? mungkin hal ini sangat sepele, namun sangat berpengaruh terhadap kepribadian kita yang akan selalu bergantung dalam dunia tidak nyata (maya). Khusus buat para pecandu sosial media mungkin ini sangat sulit, tapi rasakan manfaatnya setelah anda mencoba. ~

0 komentar:
Posting Komentar